KEGIATAN BELAJAR MATEMATIKA DAN SAINS ANAK USIA DINI
KEGIATAN
BELAJAR MATEMATIKA DAN SAINS ANAK USIA DINI (Oleh Fadhilah, S.Pd)
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah segala
puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan
rahmat dan hidayahNya, sehingga saya dapat menyelesaikan modul ini, dengan
bahasan Kegiatan Belajar Matematika dan Sains Anak Usia Dini.
Tujuan penulisan modul
ini untuk memberikan gambaran bagi pendidik dan juga orang tua untuk
mengenalkan konsep- konsep matematika permulaan pada anak usia dini dengan cara
bermain yang menyenangkan dan dapat dilakukan anak dalam aktivitas sehari-hari.
Pengembangan kegiatan
belajar matematika dan sains pada anak sejak usia dini bertujuan untuk
mengembangkan kepekaan anak terhadap lingkungan sekitar. dengan mengembangkan
kemampuan berpikir ilmiah dan matematis anak. Kegiatan belajar matematika dan
sains memberikan kesempatan untuk anak usia dini mengembangkan kemampuan
keterampilan berpikir dan memecahkan masalah.
Belajar matematika dan
sains memberikan kesempatan untuk anak usia dini mengembangkan kemampuan
keterampilan berpikir logis, sehingga anak akan dengan mudah dapat mempelajari
konsep matematika dan sains.
Semoga hasil dari
penulisan ini bermanfaat dan menambah pengetahuan dan wawasan kita. tentang
pendidikan matematika dan sains anak usia dini baik untuk pembaca dan penulis.
Sragen, 20 Mei 2021
Penulis
Kegiatan Belajar 1
Kegiatan
Belajar Matematika dan Sains AnakUsia Dini
Fadhilah, S.Pd
A.
Pendahuluan
Masa usia dini
juga disebut sebagai golden age atau usia emas, artinya apabila seorang anak
mendapatkan pendidikan yang tepat, maka ia akan memiliki kesiapan belajar yang
baik sebagai salah satu kunci utama keberhasilan belajar pada jenjang
berikutnya.
Dunia anak
merupakan dunia bermain. Bermain merupakan sarana belajar yang menyenangkan,
sehingga ketika anak bermain sebenarnya anak sedang melakukan suatu
keterampilan baru. di dalam suatu lembaga PAUD perlu adanya perancangan media
bermain, pemilihan dan pembuatan lingkungan bermain serta adanya permainan
permainan yang diharapkan dapat menstimulasi aspek aspek perkembangan anak usia
dini.
Kegiatan belajar
matematika dan sains memberikan kesempatan untuk anak usia dini mengembangkan
kemampuan keterampilan berpikir dan memecahkan masalah. belajar matematika dan
sains memberikan kesempatan untuk anak usia dini mengembangkan kemampuan
keterampilan berpikir logis, sehingga anak akan dengan mudah dapat mempelajari
konsep matematika dan sains.
A. Pokok-Pokok Materi
1.
Kegiatan
belajar matematika AUD
Kegiatan belajar
matematika bagi anak usia dini merupakan kegiatan yang dirancang untuk
mengenalkan konsep- konsep matematika permulaan dengan cara bermain yang
menyenangkan. kegiatan belajar matematika dapat dilakukan anak dalam aktivitas
sehari-hari. Sebagai contoh pada saat anak memilih pakaian yang akan dipakai,
ia mencoba untuk mencocokan antara warna, jenis dan kegiatan yang akan
dilakukan oleh anak.
a. Keterampilan
dasar berpikir matematis
Konsep-konsep
dasar yang dapat digunakan dalam pembelajaran untuk anak usia dini antara lain :
1)
Mencocokkan (Matching)
yaitu anak diajak untuk mencari
hubungan dengan melihat kesamaan dari ciri yang tampak. Yaitu mengidentifikasi
persamaan dan perbedaan objek/ benda.
2)
Mengelompokan
atau Klasifikasi
Konsep
matematika dimana anak mengelompokkan benda berdasarkan ciri-ciri tertentu. yaitu
menemukan kesamaan benda/ objek misalnya berdasarkan warna, jenis, ukuran,
bentuk, jumlah, dan fungsi.
3)
Mengurutkan
Mengurutkan benda dari kecil ke besar
b. Konsep
matematika permulaan
1. Bilangan
Bilangan (angka)
dan berhitung adalah bagian penting dari pemahaman konsep matematika anak. Untuk
memiliki konsep yang utuh tentang bilangan melalui proses yaitu; memahami
konsep bilangan, menghubungkan konsep bilangan dan lambang bilangan, dan pada
akhirnya anak memahami bahwa simbol bilangan menunjukkan jumlah.
2. Identifikasi
pola
Pola adalah
urutan yang berulang. dimulai dengan menyortir, menggolongkan, membandingkan,
dan menyusun benda-benda menurut bentuk, jumlah, dan sifat-sifat lain. Pola
yang paling umum adalah pola ABAB: merah, kuning, merah, kuning. Pola lainnya
termasuk pola AABB : merah, merah, kuning, kuning ataupun pola ABCABC
3. Geometri
Diawali dengan
memperkenalkan konsep ruang. Konsep ruang missal: Atas-bawah, kiri-kanan, Jauh-dekat,
depan-belakang.
4. Pengukuran
Pengukuran yaitu
proses, cara, perbuatan mengukur. Anak mempunyai kesempatan untuk
pengalaman-pengalaman langsung untuk mengukur, menimbang, dan membandingkan
ukuran benda-benda, mereka belajar konsep pengukuran.
Anak melakukan pengukuran dengan jengkal
5. Analisis data.
Analisis data
yaitu menyajikan informasi numerik secara visual. Kemampuan yang mendukung anak
untuk memahami analisis data yaitu, mengelompokan dan pengukuran merupakan
dasar untuk memahami probabilitas dan analisis data.
2.
Kegiatan
belajar sains AUD
Dalam belajar sains
keterlibatan indra dalam melihat, meraba, membau, merasakan, mendengar dan
mengecap, anak akan semakin memahami apa yang dipelajarinya. mempelajari
pengetahuan berupa fakta atau gejala dari lingkungan sekitar dan juga bagaimana
berbagai pengetahuan tersebut menjadi berguna bagi kehidupan.
pengetahuan yang
dapat dibangun pada anak usia dini melalui kegiatan belajar sains :
1) Keterampilan
berpikir ilmiah
Anak memperoleh
pengetahuan melalui interaksi langsung. keterampilan proses berpikir yang
berkembang pada anak, yaitu; kemampuan untuk mengamati, membandingkan, mengelompokkan,
mengukur dan mengungkapkan / mengkomunikasikan apa yang diperoleh oleh anak.
2) Konsep
Sains dan Teknologi pada Anak Usia Dini
a. Mahluk
hidup (life science)
Melalui
pengenalan terhadap 1) diri sendiri (manusia), 2) tanaman dan 3) hewan. Tujuan
anak mempelajari pengetahuan tentang kehidupan yaitu untuk membangkitkan
kepedulian anak pada kehidupan disekitarnya. anak mempelajari
tentang pengelompokan jenis tanaman berdasarkan ciri – ciri yang tampak, cara
tumbuh kembang, perawatan, tempat hidup, siklus hidup dan pemanfaatannya
Proses
pertumbuhan tanaman
b. Pengetahuan
tentang kebendaan (physical science)
Berdasarkan
wujud benda anak dapat mempelajari tentang konsep fisik benda Meliputi : berat,
bentuk, ukuran, warna, tekstur dan suhu.
Anak Membuat susu
c. Pengetahuan
lingkungan dan alam semesta (earth and space scienc)
Memperkenalkan anak
pada alam sekitar air, tanah, sungai, gunung, pantai, bulan, bintang, matahari
dan berbagai gejala alam seperti hujan, angin. Tujuan yaitu agar anak
menghargai tempat dimana ia berada serta dapat menjaga kelestarian alam.
d. Teknologi
(engineering, technology, and applications science)
Penggunaan
teknologi memiliki fungsi dan peran penting seperti proses saintifik, konsep
dan keterampilan. Teknologi sederhana adalah suatu cara pemanfaatan teknologi,
yg relatif mendasar, tidak terlalu berbelit belit untuk memperoleh hasil
memudahkan kehidupan manusia.
·
Contoh dari
Teknologi Sederhana Terdekat : Kancing Baju, Resleting, Lonceng, Roda, Pensil
Mekanik
·
Contoh dari
Teknologi Sederhana Terjauh : Lampu, Kipas Angin, Kompor, Telepon
3.
Rancangan
kegiatan belajar matematika dan sains AUD
Kegiatan bermain
matematika dan sains terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :
a. Lama
waktu bermain
Waktu yang tepat
bagi anak untuk melakukan kegiatan ini bagi anak usia taman kanak-kanak yaitu
60 hingga 90 menit. Dalam rentang waktu ini tentu saja anak melakukan kegiatan
secara mandiri. Guru hanya mengamati dan sesekali terlibat dalam kegiatan
bermain.
b. Kedalaman
materi dalam kegiatan bermain matematika dan sains
Merancang
kegiatan kegiatan bermain matematika dan sains perlu mempertimbangkan kegiatan
main, yaitu :
·
Penataan
lingkungan bermain
·
Pembukaan
·
Pada saat main
·
Kegiatan penutup
B. RANGKUMAN
Kegiatan
belajar matematika dan sains memberikan kesempatan untuk anak usia dini
mengembangkan kemampuan keterampilan berpikir dan memecahkan masalah. belajar
matematika dan sains memberikan kesempatan untuk anak usia dini mengembangkan
kemampuan keterampilan berpikir logis, sehingga anak akan dengan mudah dapat
mempelajari konsep matematika dan sains.
Kegiatan
belajar matematika dimulai dengan mempelajari konsep-konsep dasar yang
merupakan kerangka penting untuk membangun pemahaman terhadap matematika secara
lebih mendalam, yaitu keterampilan dasar matematis antara lain, mencocokkan,
mengelompokan atau klasifikasi, dan mengurutkan. konsep matematika permulaan
antara lain, bilangan, identifikasi pola, geometri, pengukuran, dan analisis
data.
Bermain
sains terdapat keterampilan proses berpikir yang berkembang pada anak, yaitu;
kemampuan untuk mengamati, membandingkan, mengelompokan, mengukur dan
mengungkapkan/mengkomunikasikan apa yang diperoleh oleh anak.
Anak
juga mengenal konsep sains yang berkaitan dengan makhluk hidup (life science),
pengetahuan tentang kebendaan (physical science), Pengetahuan lingkungan dan
alam semesta (earth and space science), dan Teknologi (engineering, technology,
and applications science).
Tujuan
pengembangan kegiatan belajar matematika dan sains pada anak sejak usia dini
untuk mengembangkan kepekaan anak terhadap lingkungan sekitar. Yaitu dengan mengembangkan
kemampuan berpikir ilmiah dan matematis anak.
C. Daftar Pustaka
Chalufour,
Ingrid & Karen Worth Discovering Nature With Young Children,
Minesotta: Redleaf Press, 2003
Charlesworth,
Rosalin, Experience in Math For Young
Children 5th Edition, New York: Thomson
Delmar Learning, 2005
Dodge,
D. T., Colker, L. J., & Heroman, C. (2007). Creative Curriculum for Preschool 4th Edition. Washington D.C:
Teaching Strategies.
Eliason,
C., & Jenskins, L. (2008). a Practical
Guide to Early Childhood Curriculum. New Jersey: Pearson Prentice Hall.
Muthoharoh
, Jurnal Untirta.ac.id Stavredes, Tina.
2011. Effective Online Teaching. United
State: Josey Bass
Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 137 Tahun 2014 tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.
Peraturan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini.
Steve, Tipps, Art Johnson, Leonar M. Kennedy, Guiding Children’s Learning of Mathematics 12th edition,. Wadsworth Cengage Learning, 20
Komentar
Posting Komentar